Pemandu Perjalanan

Hidup kita adalah sebuah perjalanan yang membawa kita ke puncak keberhasilan dan juga di lembah keputus-asaan. Jika belum pernah alami keduanya, akan sulit bagi kita untuk menghargai segala sesuatunya dengan baik. Tuhan Allah telah memberikan kepada kita sahabat untuk menemani di sepanjang perjalanan hidup ini. Kita bisa 'berbagi hati' di saat kemenangan dan juga disaat alami kekalahan. Dan Yesus Kristus adalah 'sahabat sejati', pemandu perjalanan menuju ke tujuan yang terakhir. Dia membuat kita layak melangkah di sepanjang perjalanan yg megah ini.

Selasa, 20 Juli 2010

Makna Dibalik Pekerjaan

Suatu hari, James Gwee, motivator kenamaan menceritakan pengalamannya ketika memberikan kursus mengenai sikap kerja di sebuah hotel berbintang lima di Singapura.

''Salah satu peserta kursus adalah Pak Lim, seorang lelaki berusia 60 tahun yang bekerja di hotel tersebut. Bagi saya, pekerjaan sehari-hari Pak Lim sangatlah membosankan. Setiap hari, dengan membawa sebuah alat, dia memeriksa engsel pintu setiap kamar hotel. Pak Lim memulai rangkaian tugasnya dengan memeriksa engsel pintu-pintu kamar hotel dan memastikan bahwa setiap engsel dan fungsi kunci pintu berfungsi dengan baik.

Pemeriksaan yang dilakukannya bukanlah pemeriksaan ''seadanya.'' Namun pemeriksaan yang amat teliti dan memastikan bahwa setiap pintu boleh dibuka tutup tanpa masalah.

Untuk pemeriksaan satu pintu saja, Pak Lim berulang kali membuka dan menutup pintu tersebut hanya untuk memastikan bahwa semuanya berfungsi dengan baik. Barulah setelah puas, dia memeriksa pintu kamar berikutnya. Kembali dia melakukan hal yang sama dan begitu seterusnya. Dalam sehari Pak Lim dapat memeriksa 30 pintu kamar. Kita mungkin berpikir, berapa hari yang diperlukan oleh Pak Lim untuk memeriksa pintu semua kamar hotel itu? Kurang lebih sebulan! Tidak mengejutkan, karena hotel berbintang lima itu memiliki sekitar 600 kamar.

Tugas pemeriksaan Pak Lim, diibaratkan sebagai sebuah bulatan. Setelah pintu kamar terakhir selesai diperiksa, Pak Lim akan kembali lagi ke kamar pertama, kamar 1001 dan terus melanjutkan hingga kamar 1600. Rangkaian tugas ini terus berjalan sepanjang tahun. Pekerjaan semacam ini jelas merupakan pekerjaan monoton, tanpa variasi dan membosankan! Namun bagaimana tanggapan Pak Lim tentang pekerjaannya?

Dia mengatakan, ''Pekerjaan saya bukan sekedar memeriksa engsel pintu, tetapi lebih dari itu, yaitu memastikan keselamatan setiap penghuni kamar. Kalau sesuatu yang buruk terjadi di hotel ini, misalnya saja kebakaran, lalu pintu tidak dapat dibuka karena engselnya rusak, mereka bisa meninggal di dalam kamar. Sekarang anda mungkin dapat memahami bahwa tugas saya bukan sekadar memeriksa engsel, tapi menyelamatkan orang-orang. Jadi jangan meremehkan pekerjaan saya.''

Jadi, carilah tahu apa makna dibalik pekerjaan kita, supaya kita dapat bekerja dengan rasa bangga, dan yang terpenting, kita akan membuat pekerjaan kita penuh arti, bagi diri kita, bagi keluarga kita dan bagi perusahaan kita.

''Upah pekerjaan orang benar membawa kepada kehidupan, penghasilan orang fasik membawa kepada dosa.'' (Amsal 10:16)

Tuhan Yesus Memberkati