Pemandu Perjalanan

Hidup kita adalah sebuah perjalanan yang membawa kita ke puncak keberhasilan dan juga di lembah keputus-asaan. Jika belum pernah alami keduanya, akan sulit bagi kita untuk menghargai segala sesuatunya dengan baik. Tuhan Allah telah memberikan kepada kita sahabat untuk menemani di sepanjang perjalanan hidup ini. Kita bisa 'berbagi hati' di saat kemenangan dan juga disaat alami kekalahan. Dan Yesus Kristus adalah 'sahabat sejati', pemandu perjalanan menuju ke tujuan yang terakhir. Dia membuat kita layak melangkah di sepanjang perjalanan yg megah ini.

Rabu, 02 Maret 2011

Keteguhan dan Kesabaran

"Kita tidak pernah pernah bisa teguh dan bersabar, jika di dunia ini kita hanya menghadapi keadaan sukacita" - Helen Keller.

Kehidupan di dalam kekristenan bukan seperti cerita perjalanan harian/mingguan menuju ke sebuah pegunungan atau tempat wisata. Namun ini adalah perjalanan seumur hidup yang penuh resiko, bahaya dan penuh jebakan-jebakan. Jadi salah jika kita berpikir kita bisa melangkah di perjalanan seumur hidup itu dengan mudah dan dengan setengah hati menjalaninya. Untuk bertahan di perjalanan itu, perlu banyak bantuan petunjuk hingga pertolongan, serta memiliki ketetapan sepenuh hati dan ketangguhan diri. Kombinasi yang teramat penting, yaitu kemampuan untuk menerima bantuan-pertolongan dan sikap sepenuh hati untuk bertahan melangkah.

Berikut adalah surat Rasul Paulus di perjalanan hidupnya, telah cukup menjadi inspirasi bagi semua penulis-penulis rohani, demikian hal nya bagi kita sendiri yang tinggal di dalam Kristus. Baca: 2 Korintus 11:1-33, 2 Korintus 12:1-21, 2 Korintus 13:1-14.


Tuhan Yesus Memberkati.